Main Article Content
Abstract
Purpose: This community service activity aims to enhance human resource capacity in managing and developing local potential in Curug Tourism Village, Gunung Sindur Subdistrict, Bogor Regency, Indonesia.
Method: The activities were carried out in a participatory manner through outreach, training, mentoring, and evaluation, targeting tourism village managers (Pokdarwis), MSME operators, community members involved in tourism activities, and rural youth. The curriculum covered tourism village management, tour guiding and tourism services, local product development, entrepreneurship, packaging and branding, and digital marketing.
Results and Discussion: This program enhances participants’ understanding and skills in identifying, managing, packaging, and promoting local potential as tourist attractions and sources of income for the community. The evaluation indicates that capacity building is still needed, particularly in destination management, service delivery and tour guiding, local product development, entrepreneurship, and digital marketing.
Implications: Ongoing support is needed to strengthen community self-reliance, enhance the economic value of local potential, and support the development of a competitive and sustainable Curug Tourism Village.
Keywords
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
- Amelia, A. (2023). Membangun desa wisata tangguh di Kampus Kopi Banyuanyar, Kabupaten Boyolali. Jurnal Inovasi Daerah, 2(1), 166–182.
- Anarta, F., & Darwis, R. S. (2024). Pentingnya partisipasi masyarakat sebagai bagian dari pariwisata berbasis masyarakat dalam pengembangan desa wisata. Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial, 7(2), 212–220.
- Asvika, N., Suryasih, I. A., & Sastrawan, I. G. A. (2025). Studi penguatan sumber daya manusia pariwisata dalam pengembangan Desa Wisata Belumbang, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan, Bali. Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata), 13(2), 246–255.
- Devi, S. S., & Rahaju, T. (2025). Pengembangan desa wisata berbasis pemberdayaan masyarakat di Desa Wisata Simathani, Marurup, Kabupaten Tulungagung. Jurnal Hukum, Administrasi Publik dan Negara, 2(3), 24–51.
- Fadhil, M., Ibrahim, F. N., Mutmainna, M., & Salsabila, P. (2025). Empowerment of Family Welfare Empowerment Groups Through Local Potential-Based Entrepreneurship Training. Advances in Community Services Research, 4(1), 21–31. https://doi.org/10.60079/acsr.v4i1.656
- Fasa, A. W. H., Berliandaldo, M., & Prasetio, A. (2022). Strategi pengembangan desa wisata berkelanjutan di Indonesia: Pendekatan analisis PESTEL. Kajian, 27(1), 71–88.
- Junaid, I., Dewi, W. O., Said, A., & Hanafi, H. (2022). Pengembangan desa wisata berkelanjutan: Studi kasus di Desa Paccekke, Kabupaten Barru, Indonesia. Journal of Regional & Rural Development Planning/Jurnal Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Perdesaan, 6(3), 287.
- Kusumawardani, E., Sujarwo, S., & Prasetyo, I. (2023). Penguatan kapasitas inovasi masyarakat dalam mewujudkan desa wisata berkelanjutan. Jurnal Pendidikan Nonformal, 18(1).
- Nurfadilah, N., Syah, A., Suci, S., Ginanjar, M., & Hamida, H. (2024). Community Homestay Management Assistance. Advances in Community Services Research, 2(2), 111–121. https://doi.org/10.60079/acsr.v2i2.298
- Ratwianingsih, L., Mulyaningsi, T., & Johadi, J. (2021). Analisis potensi dan upaya pengembangan desa wisata alam Kepuhsari Manyaran Wonogiri. KUAT: Keuangan Umum dan Akuntansi Terapan, 3(1), 25–30.
- Santoso, B., Nuryadhin, S., & Asnada, R. T. (2025, November). Strategi penguatan ekonomi keluarga berbasis potensi lokal melalui teknologi tepat guna di Desa Wisata Tambang Ayam. In Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat (Vol. 5, No. 1, pp. 40–49).
- Sari, R., Muslim, M., & Ameliana, Y. (2024). Strategies for Improving Local Food Security in Developing Countries. Advances in Community Services Research, 2(2), 98–110. https://doi.org/10.60079/acsr.v2i2.364
- Septeri, D. I., Apriyani, T., Raharjo, P., & Patria, R. (2024). Desa wisata Pulutan berbasis potensi lokal. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora, 8(2), 103–113.
- Sinaga, K. T. P., Maharani, U. A., & Kurniasari, K. K. (2025). Tantangan pengembangan Desa Wisata Karanganyar: Masalah kesiapan SDM. Indonesian Journal of Tourism Business and Entrepreneurship, 2(2), 135–145.
- Subhan, S., Taupan, T., Bakri, A., Arsyad, M., Karmin, R. C. B. ., & Prasetyo, D. (2024). Ecotourism Management Training with Creative Economy Development for Communities in Ecotourism Areas. Advances in Community Services Research, 3(1), 1–7. https://doi.org/10.60079/acsr.v3i1.397
- Wardani, R. K., & Sunarto, S. (2026). Pengembangan Desa Wisata Rahtawu melalui peningkatan kapasitas SDM dalam pengelolaan dan jejaring pariwisata. Abdimas Singkerru, 6(1), 61–73.
References
Amelia, A. (2023). Membangun desa wisata tangguh di Kampus Kopi Banyuanyar, Kabupaten Boyolali. Jurnal Inovasi Daerah, 2(1), 166–182.
Anarta, F., & Darwis, R. S. (2024). Pentingnya partisipasi masyarakat sebagai bagian dari pariwisata berbasis masyarakat dalam pengembangan desa wisata. Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial, 7(2), 212–220.
Asvika, N., Suryasih, I. A., & Sastrawan, I. G. A. (2025). Studi penguatan sumber daya manusia pariwisata dalam pengembangan Desa Wisata Belumbang, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan, Bali. Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata), 13(2), 246–255.
Devi, S. S., & Rahaju, T. (2025). Pengembangan desa wisata berbasis pemberdayaan masyarakat di Desa Wisata Simathani, Marurup, Kabupaten Tulungagung. Jurnal Hukum, Administrasi Publik dan Negara, 2(3), 24–51.
Fadhil, M., Ibrahim, F. N., Mutmainna, M., & Salsabila, P. (2025). Empowerment of Family Welfare Empowerment Groups Through Local Potential-Based Entrepreneurship Training. Advances in Community Services Research, 4(1), 21–31. https://doi.org/10.60079/acsr.v4i1.656
Fasa, A. W. H., Berliandaldo, M., & Prasetio, A. (2022). Strategi pengembangan desa wisata berkelanjutan di Indonesia: Pendekatan analisis PESTEL. Kajian, 27(1), 71–88.
Junaid, I., Dewi, W. O., Said, A., & Hanafi, H. (2022). Pengembangan desa wisata berkelanjutan: Studi kasus di Desa Paccekke, Kabupaten Barru, Indonesia. Journal of Regional & Rural Development Planning/Jurnal Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Perdesaan, 6(3), 287.
Kusumawardani, E., Sujarwo, S., & Prasetyo, I. (2023). Penguatan kapasitas inovasi masyarakat dalam mewujudkan desa wisata berkelanjutan. Jurnal Pendidikan Nonformal, 18(1).
Nurfadilah, N., Syah, A., Suci, S., Ginanjar, M., & Hamida, H. (2024). Community Homestay Management Assistance. Advances in Community Services Research, 2(2), 111–121. https://doi.org/10.60079/acsr.v2i2.298
Ratwianingsih, L., Mulyaningsi, T., & Johadi, J. (2021). Analisis potensi dan upaya pengembangan desa wisata alam Kepuhsari Manyaran Wonogiri. KUAT: Keuangan Umum dan Akuntansi Terapan, 3(1), 25–30.
Santoso, B., Nuryadhin, S., & Asnada, R. T. (2025, November). Strategi penguatan ekonomi keluarga berbasis potensi lokal melalui teknologi tepat guna di Desa Wisata Tambang Ayam. In Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat (Vol. 5, No. 1, pp. 40–49).
Sari, R., Muslim, M., & Ameliana, Y. (2024). Strategies for Improving Local Food Security in Developing Countries. Advances in Community Services Research, 2(2), 98–110. https://doi.org/10.60079/acsr.v2i2.364
Septeri, D. I., Apriyani, T., Raharjo, P., & Patria, R. (2024). Desa wisata Pulutan berbasis potensi lokal. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora, 8(2), 103–113.
Sinaga, K. T. P., Maharani, U. A., & Kurniasari, K. K. (2025). Tantangan pengembangan Desa Wisata Karanganyar: Masalah kesiapan SDM. Indonesian Journal of Tourism Business and Entrepreneurship, 2(2), 135–145.
Subhan, S., Taupan, T., Bakri, A., Arsyad, M., Karmin, R. C. B. ., & Prasetyo, D. (2024). Ecotourism Management Training with Creative Economy Development for Communities in Ecotourism Areas. Advances in Community Services Research, 3(1), 1–7. https://doi.org/10.60079/acsr.v3i1.397
Wardani, R. K., & Sunarto, S. (2026). Pengembangan Desa Wisata Rahtawu melalui peningkatan kapasitas SDM dalam pengelolaan dan jejaring pariwisata. Abdimas Singkerru, 6(1), 61–73.