Main Article Content

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis batas kewenangan negara dalam pengelolaan zakat guna mendukung program pemerintah melalui perspektif teori kepemilikan lanjutan dalam ekonomi Islam, dengan membedakan kedudukan hukum zakat dari infak dan sedekah.


Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi normatif-konseptual berbasis studi kepustakaan. Data diperoleh dari Al-Qur'an, Hadis, regulasi, fatwa, laporan resmi BAZNAS, dan literatur ilmiah, kemudian dianalisis menggunakan analisis isi dan analisis normatif-interpretatif.


Hasil dan Pembahasan: Hasil analisis menunjukkan bahwa negara tidak berkedudukan sebagai pemilik dana zakat, melainkan sebagai regulator, pembina, dan pengawas melalui lembaga amil yang sah. Pemanfaatan zakat hanya dapat dilakukan sepanjang tetap disalurkan kepada delapan golongan mustahik sesuai syariah, sedangkan infak dan sedekah memiliki ruang pendayagunaan yang lebih fleksibel.


Implikasi: Penelitian ini memberikan dasar konseptual bagi penguatan tata kelola zakat yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip syariah.


Originalitas: Penelitian ini menawarkan teori kepemilikan lanjutan sebagai sintesis konseptual untuk menjelaskan batas-batas kewenangan negara dalam pengelolaan zakat modern.

Keywords

zakat infak sedekah teori kepemilikan tata kelola zakat

Article Details

How to Cite
Budianto, A., Fitriani, W. ., & Tripalupi, R. I. (2026). Sintesis Pemanfaatan Dana Zakat Infak dan Sedekah (ZIS) untuk Program Pemerintah dalam Perspektif Teori Kepemilikan. Advances: Jurnal Ekonomi & Bisnis, 4(4), 1198–1215. https://doi.org/10.60079/ajeb.v4i4.956

References

  1. Ahyani, H., Mutmainah, N., & Slamet, M. (2023). The Relevance of Allocation and Distribution of Income in The Islamic Economic Perspective in Indonesia. Islamiconomic : Jurnal Ekonomi Islam; Vol 14, No 1 (2023), 14(1). https://doi.org/10.32678/ijei.v14i1.329
  2. Aini, J., Putra, M. Y., & Husniah, D. (2025). The Impact of Digitalization on the Optimization of Zakat Fund Collection at Baznas Republic of Indonesia. FiTUA : JURNAL STUDI ISLAM, 6(4689), 90–100. https://doi.org/10.47625/fitua.v6i1.975
  3. Effendi, H., & Putro, W. T. (2025). Optimalisasi Zakat Infak dan Sedekah Melalui Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Magelang. Journal of Indonesian Rural and Regional Government, 9(1), 328–343. https://doi.org/10.47431/jirreg.v9i1.711
  4. Fathaniyah, L., & Makhrus, M. (2022). Peran Organisasi Pengelola Zakat dalam Pemberdayaan Masyarakat di Kabupaten Banyumas. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 8(1), 632–640. https://doi.org/10.29040/jiei.v8i1.4430
  5. Hakim, R., & Amalia, R. (2023). Tren dan Strategi Pengumpulan Dana Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) di masa Pandemi Covid-19: Studi Multisitus Pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang, Kabupaten Jombang dan Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 9(2), 2431–2441. https://doi.org/10.29040/jiei.v9i2.8036
  6. Haris, A., & Amri, M. (2024). Peran zakat dalam mengatasi stunting dan gizi buruk di Kabupaten Brebes. Mabsya: Jurnal Manajemen Bisnis Syariah, 6 (1), 1–30. https://doi.org/10.24090/mabsya.v6i1.10706
  7. Indra, M. O., Srisusilawati, P., & Hadiyanto, R. (2024). Analisis Penyaluran Dana ZIS di BAZNAS terhadap Penurunan Tingkat Kemiskinan. Jurnal Riset Ekonomi Syariah, 23–30. https://doi.org/10.29313/jres.v4i1.3651
  8. Jaenudin, M., & Ali Hamdan. (2022). The Impact Assessment of Zakat, Infaq, Shadaqah on Spiritual and Material Poverty in Beneficiaries of LMI Zakat Institution: The CIBEST Approach. Jurnal Ekonomi Syariah Teori Dan Terapan, 9(3 SE-Articles), 362–378. https://doi.org/10.20473/vol9iss20223pp362-378
  9. Kurniawati, K. (2022). Manajemen Organisasi dalam Pengelolaan Dana ZIS di BAZNAS Provinsi Bali. Widya Balina, 7(2), 533–541. https://doi.org/10.53958/wb.v7i2.162
  10. Kurniawati, N. N., & Hidayat, M. R. (2025). Implementation of Financial Technology (Fintech) in the Collection of Zakat, Infak, and Sedekah Among Generation Y and Z (Case Study: BAZNAS RI). International Journal of Zakat, 10(2 SE-Articles), 94–106. https://doi.org/10.37706/ijaz.v10i2.680
  11. Lubis, W. S., & Hutagalung, M. W. R. (2023). Analisis Pendistribusian Zakat, Infak, dan Sedekah BAZNAS Tapanuli Selatan. Analisis Pendistribusian Zakat, Infak, dan Sedekah BAZNAS Tapanuli Selatan, 4(1), 11–22. https://doi.org/10.24952/jisfim.v4i1.8233
  12. Muafif, D., & Anwar, M. K. (2022). Pengaruh Pendayagunaan Dana Zakat Produktif terhadap Peningkatan Umkm Mustahik di Kota Surabaya. Jurnal Ekonomika Dan Bisnis Islam, 5(2020), 29–39.
  13. Nabillah, N., Kurniawati, K., & Kusjuniati, K. (2022). Optimalisasi Pendayagunaan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) untuk Mengentaskan Kemiskinan melalui Program Bantuan Modal Usaha di BAZNAS Kota Denpasar. Maisyatuna, 3(4), 36–45. https://doi.org/10.53958/mt.v3i4.133
  14. Rinanda, N. O., Samudro, B. R., Kusumo, B., Wibowo, P., & Maret, U. S. (2025). The Role of Zakat in Poverty Alleviation: A Study of The Impact of Zakat and The Cibest Welfare Index. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 19(5), 2783–2799. https://doi.org/10.35931/aq.v19i5.4858
  15. Suyatno, M. I. Y., Kusumawardani, A., & Suyatno, P. D. L. (2024). Implementasi pengelolaan digital dana ZIS untuk stabilisasi perekonomian desa binaan Dompet Dhuafa Jawa Tengah: Studi kasus di Demak, Jawa Tengah. Jurnal Bisnis Mahasiswa, 4(4), 742–762. https://doi.org/10.60036/jbm.v4i4.art25
  16. Syarifuddin, T. (2024). Mustahiq Local Economic Empowerment Based on Islamic Philanthropy Through Zakat at Amil Zakat Institutions in Indonesia. Journal of Islamic Economy, Finance, and Banking, 8(2), 83–99. https://doi.org/10.33379/jihbiz.v8i2.4405
  17. Syavitri, S. A., & Yudhanegara, F. (2025). Penerapan PSAK 109 tentang Akuntansi Zakat, Infak dan Sedekah di Lembaga Baznas Kabupaten Majalengka Tahun 2022 – 2023. Al-Mi’thoa: Jurnal Zakat Dan Wakaf, 3(2). https://ejurnal.iiq.ac.id/index.php/almithoa/article/view/3748
  18. Wardani, A. K. (2025). Konsep Kepemilikan dalam Fiqh Muamalah : Studi Perbandingan antara Kapitalisme dan Syariah. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 02(June), 559–564. https://doi.org/10.5281/zenodo.15736249
  19. Warnida, W., Agustin, N., & Maulana, I. (2024). Manajemen Pendistribusian Dana Zis di BAZNAS Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan. AB-JOIEC: Al-Bahjah Journal of Islamic Economics, 2(02), 55–63. https://doi.org/10.61553/abjoiec.v2i02.165
  20. Wijaksono, A., & Aini, S. (2025). Konsep Kepemilikan dalam Ekonomi Islam : Antara Privat dan Publik. SANTRI : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam, 3(3), 311–323. https://doi.org/10.61132/santri.v3i3.1604
  21. Zahara, H. S., Zahra, M., Prawita, A., & Silvia Zahra Syahidah. (2023). Akuntabilitas dan Transparansi Lembaga Pengelola Zakat Melalui Zakat Core Principle dan PSAK 109. J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah), 6(1), 102–111. https://doi.org/10.52266/jesa.v6i1.1362
  22. Zulkarnain, W., & Murtani, A. (2020). Analisis implementasi penyaluran dana ZIS untuk beasiswa pendidikan (studi kasus: Lazismu Medan). ISLAMIC ECONOMIC ALTERNATIVE, 2(1), 11–20. https://upu-journal.potensi-utama.org/index.php/AL-QASD/article/view/531