Main Article Content

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan lingkungan kerja terhadap pekerjaan yang layak yang berkeadilan melalui Organizational Citizenship Behavior (OCB) guru SMA di Kabupaten Serdang Bedagai.


Metode Penelitian: Populasi penelitian ini adalah Seluruh guru SMA yang ada di Kabupaten Serdang Bedagai, dan dengan menggunakan rumus Slovin (e=10%) maka didapatlah sampel berjumlah 90 orang guru. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner melalui google form kepada responden penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menggunakan bantuan SEM-PLS.


Hasil dan Pembahasan: Hasil pengujian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh positif terhadap OCB, lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap OCB, kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh positif terhadap pekerjaan layak yang berkeadilan, lingkungan kerja tidak berpengaruh terhadap pekerjaan layak yang berkeadilan pada SMA, OCB berpengaruh positif terhadap pekerjaan layak yang berkeadilan, kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh terhadap pekerjaan layak yang berkeadilan melalui OCB, dan lingkungan kerja berpengaruh terhadap pekerjaan layak yang berkeadilan melalui OCB.


Implikasi: Secara teoritis, penelitian ini memperkuat model bahwa OCB berperan sebagai mekanisme penghubung antara faktor organisasi dengan terwujudnya pekerjaan layak dan berkeadilan. Secara praktis, kepala sekolah perlu menerapkan kepemimpinan yang partisipatif dan berkeadilan untuk meningkatkan OCB guru. Sekolah juga perlu memperbaiki lingkungan kerja melalui peningkatan fasilitas, komunikasi, dan hubungan antar guru. Dinas Pendidikan dapat menjadikan temuan ini sebagai dasar kebijakan dalam meningkatkan kesejahteraan dan keadilan kerja guru di SMA.


Orisinalitas: Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan konstruk pekerjaan yang layak dan berkeadilan sebagai variabel dependen dalam konteks pendidikan SMA, serta pengujian peran mediasi OCB yang masih terbatas pada literatur sebelumnya di Kabupaten Serdang Bedagai. Berbeda dengan penelitian terdahulu yang umumnya menguji pengaruh langsung kepemimpinan dan lingkungan kerja terhadap kinerja, penelitian ini mengaitkannya dengan dimensi kelayakan dan keadilan kerja melalui perilaku kewargaan organisasi.

Keywords

Kepemimpinan Lingkungan Kerja Organizational Citizenship Behavior Pekerjaan Layak yang Berkeadilan

Article Details

How to Cite
Novitasari, T., Syahbana, M. F., Dewi, K. V., & Arifin, I. W. (2026). Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Lingkungan Kerja dalam Mendorong Organizational Citizenship Behavior Guru untuk Mewujudkan Pekerjaan Layak yang Berkeadilan di SMA Kabupaten Serdang Bedagai. Advances: Jurnal Ekonomi & Bisnis, 4(4), 1293–1306. https://doi.org/10.60079/ajeb.v4i4.1099

References

  1. Amin, H., Adiwinata, D., & Irawan. (2025). Gaya Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB). MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 3(3), 1241–1250.
  2. Aryanti, S., Panjaitan, S., & Bangsa, U. P. (2023). Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja terhadap Organizational Citizenship Behavior ( OCB ) dan Implikasinya terhadap Kinerja Karyawan (Studi pada Karyawan PT . Nippo Mechatronics Indonesia ). JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan), 6(2), 1358–1364.
  3. Budiasa, I. K. (2021). Beban kerja dan kinerja sumber daya manusia. Jawa Tengah: CV. Pena Persada.
  4. Chandrayanti, Y., Hayati, C., Putranti, E. A. P., Elisabeth, E., & Wakla, D. (2025). Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Mengembangkan Organizational Citizenship Behavior (OCB) Guru. Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 2(6), 14247–14254.
  5. Dewantara, Y. P., & Tambunan, D. B. (2023). Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Organizational Citizenship Behavior yang Dimediasi Oleh Kepuasan Kerja Terhadap Karyawan Kantor PT. Sketsa Cipta Graha, Surabaya. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(8), 492–497.
  6. Direkorat Statistik Kependudukan dan Ketenagakerjaan. (2025). Indikator Pekerjaan yang Layak di Indonesia 2024. Badan Pusat Statistik.
  7. Ghozali, I., & Latan, H. (2020). Partial Least Square Konsep, Teknik Dan Aplikasi Menggunakan Program SmartPLS 3.0 (Edisi 2). Semarang: Badan Penerbit- UNDIP.
  8. Irawanda, G., & Ansar. (2021). Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Peningkatan Kinerja Guru Di SMA Negeri 2 Makassar. EDUSTUDENT: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dan Pengembangan Pembelajaran, 1(1), 17–29.
  9. Kartono, K. (2017). Pemimpin dan Kepemimpinan. Jakarta: PT. Rajawali Grafindo Persada.
  10. Matos, H., Rebelo, N., Pais, L., & Sousa, B. De. (2026). Exploring the Relationship Between Leadership Styles and Decent Work in Higher Education. Occupational Health, 1(5), 1–17.
  11. Munir, M. (2020). Monograf Organizational Citizenship Behavior (OCB) Terhadap Kinerja Perawat. Banyumas: CV Pena Persada.
  12. Othman, A. A., Abdelaliem, S. M. F., Mahran, H. M., & Ali, H. I. (2025). Leader’s Humility : Unveiling the Mediating Effect of Decent Work on the Relation Between Humble Leadership and Nurses’ Grit. Journal of Nursing Management, 1–10. https://doi.org/https://doi.org/10.1155/jonm/4640687
  13. Sedarmayanti. (2018). Sumber Daya Manusia dan Produktivitas Kerja. CV.Mandar Maju.
  14. Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
  15. Venkatesan, M., & Luongo, G. (2019). Decent Work (pp. 65–90). https://doi.org/10.1108/978-1-78973-091-320191007
  16. Wursanto, I. (2005). Dasar-Dasar Ilmu Organisasi. Yogyakarta: Andi Offset.